contoh indikator soal

Diposkan oleh Deni Dn on Sabtu, 22 September 2012

 indikator soal

Nama            : deni, S.Pt
Mata Kuliah        : Perencanaan Pengajaran
Program Studi        : Akta IV
Fakultas        :  FKIP UNISMA BEKASI


1.    Perbedaan Kurikulum 2004 Dengan Kurikulum 2006
Esensi Perbedaan    Kurikulum 2004    Kurikulum 2006

1. Penamaan   
Kurikulum 2004 atau KBK   
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

2. Manajemen   
Ujicoba, pemodelan dan MBS dilakukan oleh pusat (Direktiorat dan Balitbang)   
BSNP sebagai penyusun Standar Isi (Kerangka Dasar, Stuktur kurikulum) sekolah mengembangkan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan

3. Kerangka dasar  dan struktur kurikulum       
memuat :
a.    Standar kompetensi
b.    Kompetensi dasar
c.    Indikator
d.    Materi pokok   
Memuat :
a.    Kelompok Mata Pelajaran
b.    Struktur Kurikulum Tiap Jenjang
c.    Standar kompetensi dan Kompotensi dasar

4. Pembelajaran   
Berbasis kompetensi, guru sebagai fasilitator   
Berorientasi  kompetensi, siswa sebagai pusat pembelajar

5. Pelaksanaan   

Diberikan model-model (model silabus, model pembelajaean, model penilaian)  dalam dokumen lengkap yang disusun pusat sebagai acuan/pedoman   

Sekolah dan komite sekolah mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan:
1.    Kerangka dasar kurikulum,    
2.    Standar kompetensi,
di bawah supervisi dinas kab/kota (SD/MI, SMP/MTs, PAKET A & B), dan/atau dinas provinsi (SMA, SMK, PLB, PAKET C)


Indikator Soal

Soal merupakan indikasi dari pencapaian suatu proses pembelajaran, soal yang diberikan berupa kata kerja operasional yang mengacu pada matri pembelajaran sesuai dengan kompetensinya.
a.    Teknik Perumusan indikator soal :
1.    Bila terdapat stimulus maka siswa dituntut untuk menjelaskan permasalahan.
2.    Bila tidak terdapat stimulus maka siswa harus dapat membedakan dari permasalahan.
b.    Dalam preumusan indicator soal harus menuntut penalaran tinggi yaitu setiap soal harus :
1.    Diberikan dasar pertanyaan (Stimulus)
2.    Mengukur kemampuan  berpikir kritis
3.    Mengukur keterampilan pemecahan masalah

1.    Mengukur kemampuan berpikir kritis
a. Membandingkan
    - Jelaskan persamaan dan perbedaan antara ... dan ....
    - Bandingkan dua cara berikut tentang ....
b. Hubungan sebab-akibat
    - Apa penyebab utama ....
    - Apa akibat ....
c. Memberi alasan (justifying)
    - Manakah pilihan berikut yang kamu pilih, mengapa?
    - Jelaskan mengapa kamu setuju/tidak setuju dengan pernyataan tentang    ....
d.  Meringkas
     - Tuliskan pernyataan penting yang termasuk ....
     - Ringkaslah dengan tepat isi ....
e. Menyimpulkan
     - Susunlah beberapa kesimpulan yang bersasal dari data ....
     - Tulislah sebuah pernyataan yang dapat menjelaskan peristiwa berikut    
f. Berpendapat (inferring)
    - Berdasarkan ..., apa yang akan terjadi bila ....
    - Apa reaksi A terhadap ....
g. Mengelompokkan
    - Kelompokkan hal berikut berdasarkan ....
    - Apakah hal berikut memiliki ....
h. Menciptakan
    - Tuliskan beberapa cara sesuai dengan ide Anda tentang ....
    - Lengkapilah cerita ... tentang apa yang akan terjadi bila ....
i. Menerapkan
     - Selesaikan hal berikut dengan menggunakan kaidah ....
     - Tuliskan ... dengan menggunakan pedoman ....
j.  Analisis
       - Manakah penulisan yang salah pada paragraf ....
       - Daftar dan beri alasan singkat tentang ciri utama ....  
k. Sintesis
      - Tuliskan satu rencana untuk pembuktian ....
      - Tuliskan sebuah laporan ....
l.  Evaluasi
       - Apakah kelebihan dan kelemahan ....
       - Berdasarkan kriteria ..., tuliskanlah evaluasi tentang ....

2.  Mengukur Keterampilan Pemecahan Masalah
a. Mengidentifikasi masalah
      Contoh indikator soal:
Disajikan deskripsi suatu situasi/masalah, siswa dapat mengidentifikasi masalah yang nyata atau masalah apa yang harus dipecahkan.
b. Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan

      Contoh indikator soal: 

Disajikan sebuah pernyataan yang berisi sebuah masalah, siswa dapat merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan.
c. Memahami kata dalam konteks

      Contoh indikator soal: 

Disajikan beberapa masalah yang konteks kata atau kelompok katanya digarisbawahi, siswa dapat menjelaskan maknanya yang berhubungan dengan masalah itu dengan kata-katanya sendiri.
d. Mengidentifikasi masalah yang tidak sesuai
      Contoh indikator soal:
Disajikan beberapa informasi yang relevan dan tidak relevan terhadap masalah, siswa dapat mengidentifikasi semua informasi yang tidak relevan.
e. Memilih masalah sendiri
      Contoh indikator soal:
Disajikan beberapa masalah, siswa dapat memberikan alasan satu masalah yang dipilih sendiri, dan menjelaskan cara penyelesaiannya.
f. Mendeskripsikan berbagai strategi
     Contoh indikator soal:
Disajikan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat memecahkan masalah ke dalam dua cara atau lebih, kemudian menunjukkan solusinya ke dalam gambar, diagram, atau grafik.
g. Mengidentifikasi asumsi
     Contoh indikator soal: Disajikan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat memberikan solusinya berdasarkan pertimbangan asumsi untuk saat ini dan yang akan datang.
h. Mendeskripsikan masalah
     Contoh indikator soal:
Disajikan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat menggambarkan sebuah diagram atau gambar yang menunjukkan situasi masalah.
i. Memberi alasan masalah yang sulit
      Contoh indikator soal: Disajikan sebuah masalah yang sukar dipecahkan atau informasi pentingnya dihilangkan, siswa dapat menjelaskan mengapa masalah ini sulit dipecahkan atau melengkapi informasi penting yang dihilangkan.
j. Memberi alasan solusi
      Contoh indikator soal:
Disajikan sebuah pernyataan masalah dengandua atau lebih kemungkinan solusinya, siswa dapat memilih satu solusi yang paling tepat dan memberikan alasannya.    
contoh Peran Guru adala


{ 0 komentar ... read them below if any or add comment }

Poskan Komentar

Sampaikan kritik dan saran anda dengan bijak, Terima kasih

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
info lengkap - Infi hari ini Kumpulan Terbaru Di Dunia